BeritaKalimantan TengahNasionalPendidikanSosial Budaya

Mahasiswa Universitas Palangka Raya Laksanakan Live-In di Desa Tahai Baru, Soroti Permasalahan Pupuk dan Infrastruktur Jalan Sawah


Palangka Raya – Paskah Reza Sianturi, Mahasiswa Pertanian Universitas Palangka Raya, tengah melaksanakan live-in di Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau. Melalui kegiatan ini, Reza berkesempatan untuk melihat secara langsung kondisi kehidupan masyarakat setempat yang mayoritas bekerja sebagai petani padi.
Selama berada di lapangan, Paskah mendapati bahwa para petani di Desa Tahai Baru menghadapi sejumlah kendala yang cukup serius. Salah satu permasalahan utama adalah keterbatasan pupuk, yang menjadi tantangan besar dalam proses produksi pertanian. Kelangkaan pupuk tersebut berdampak pada terganggunya jadwal tanam serta berpotensi menurunkan hasil panen.
Selain itu, kondisi akses jalan menuju area persawahan juga menjadi perhatian penting. Jalan yang rusak dan sulit dilalui menyulitkan petani dalam mengangkut hasil panen maupun membawa kebutuhan pertanian ke lahan. Infrastruktur yang belum memadai ini memperlambat aktivitas pertanian dan menambah beban kerja para petani.
Meskipun menghadapi sejumlah tantangan, masyarakat Desa Tahai Baru tetap mempertahankan sistem tanam Tabela (Tanam Benih Langsung), yaitu metode penanaman padi dengan cara menebar benih secara langsung di lahan tanpa melalui proses penyemaian terlebih dahulu. Sistem tanam ini menjadi ciri khas pertanian setempat dan telah lama diterapkan oleh para petani di desa tersebut.

Paskah Reza Sianturi

Melalui kegiatan live-in ini, Paskah berharap dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi pertanian di pedesaan serta mendorong perhatian berbagai pihak untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani. “Semoga dengan adanya dokumentasi dan laporan dari kegiatan ini, kebutuhan serta kendala petani di Desa Tahai Baru dapat lebih diperhatikan oleh pihak terkait,” ujarnya.
Program live-in ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung bagi mahasiswa Universitas Palangka Raya untuk memahami dinamika masyarakat dan turut serta melihat permasalahan nyata di lapangan.

 

Exit mobile version