
Sukoharjo, 30 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mencatat prestasi menggembirakan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, persentase penduduk miskin turun dari 7,47 persen menjadi 6,83 persen.
Menurut Etik Suryani Bupati Sukoharjo keberhasilan ini menunjukkan bahwa berbagai program yang dijalankan pemerintah bersama dunia usaha dan masyarakat mulai membuahkan hasil. “Patut disyukuri. Berbagai upaya menyejahterakan masyarakat memberikan hasil nyata,” ujarnya saat penyerahan penghargaan program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSLP) Award 2025.
Etik Suryani menilai bahwa hasil penurunan kemiskinan ini bukan sekadar angka. Menurutnya, capaian tersebut merupakan “modal sosial dan ekonomi yang berharga” untuk mendorong Sukoharjo ke arah yang lebih baik asalkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat terus dijaga.
Pemkab Sukoharjo dalam beberapa tahun terakhir memperkuat program layanan dasar, akses kerja, dan kerja sama dengan perusahaan melalui CSR/TJSLP. Ini berdampak pada kesempatan bagi keluarga berpenghasilan rendah untuk bangkit secara ekonomi. Data BPS juga menunjukkan bahwa indikator kesejahteraan dasar meningkat, seiring dengan penurunan angka kemiskinan.
Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas hidup, dan dukungan terhadap keluarga yang masih rentan harus terus digalakkan. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial—nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa Sukoharjo diyakini mampu menjaga momentum, sehingga kemajuan dirasakan oleh seluruh warga tanpa kecuali.