Berita

Pancasila dalam Aksi: Kota Surakarta Siapkan Penanggulangan Bencana Jelang Akhir Pekan

Surakarta, Jumat 28 November 2025 – Pemerintah Kota Surakarta mengaktifkan sistem peringatan diniuntuk mengantisipasi potensi bencana alam di akhir pekan ini. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Surakarta diprakirakan mengalami hujan ringan pada Jumat, 28 November 2025, khususnya pada pukul 18.00 WIB dengan kelembapan udara mencapai 72-86 persen.

Tiga kecamatan di Surakarta masuk kategori rawan banjir, yakni Pasar Kliwon, Laweyan, dan Jebres yang dilalui Sungai Bengawan Solo. Menghadapi potensi ini, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Kapolresta Surakarta, telah memimpin apel kesiapsiagaan dengan melibatkan Kodim 0735/Surakarta, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Basarnas, dan SAR Rajawali.

BPBD Kota Surakarta telah menyiapkan tim gabungan dan relawan untuk monitoring titik-titik kritis. Jalur evakuasi dan lokasi pengungsian telah ditentukan di berbagai kelurahan dengan sistem early warning system yang diaktifkan untuk memberikan peringatan dini kepada warga yang berada di area rawan.

Kepala BPBD menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mencegah penyumbatan saluran drainase dan menjaga lingkungan. Koordinasi lintas instansi dilakukan melalui Posko Koordinasi Penanggulangan Bencana guna memastikan respons cepat dan efektif apabila bencana terjadi.

Pemerintah menekankan bahwa kesiapsiagaan adalah investasi untuk meminimalkan korban. Semangat gotong royong dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan alam. Masyarakat diminta tetap waspada dan memantau informasi cuaca terkini dari BMKG serta siap mengikuti instruksi petugas BPBD jika diperlukan evakuasi.

Exit mobile version