
BANJARBARU — Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa (16/6/2026) dijadikan momentum penguatan nilai persaudaraan dan kewaspadaan sosial di Kalimantan Selatan. Pemerintah daerah bersama tokoh agama dan masyarakat mengimbau warga memanfaatkan hari besar ini untuk mempererat kebersamaan serta menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam sejumlah kegiatan yang berlangsung di berbagai kabupaten/kota, pemuka agama menekankan bahwa makna Muharram tidak sekadar ritus religi, melainkan kesempatan refleksi untuk memperbaiki perilaku sosial dan memperkuat kerukunan antarwarga. “Ini waktunya kita memperkuat solidaritas, saling peduli, dan menjaga ketertiban bersama,” ujar salah satu tokoh agama setempat.
Peningkatan mobilitas dan aktivitas publik pada hari besar keagamaan mendorong aparat dan elemen masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Pihak kepolisian serta organisasi kemasyarakatan mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing oleh narasi provokatif di media sosial yang berpotensi memecah persatuan.
“Menjaga keamanan daerah bukan tugas aparat semata. Peran tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan sangat krusial,” kata seorang pejabat daerah. Ia menambahkan pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikan konten di ruang digital untuk mencegah hoaks dan ujaran kebencian.
Untuk mengisi momentum Muharram, masyarakat didorong melaksanakan beragam kegiatan positif, seperti doa bersama, pengajian, bakti sosial, santunan anak yatim, gotong royong, dan aksi peduli lingkungan. Kegiatan itu dinilai efektif mempererat hubungan sosial dan membangun rasa tanggung jawab bersama.
Sejumlah komunitas lokal melaporkan pelaksanaan santunan dan gotong royong di beberapa titik, yang mendapat apresiasi warga. Aktivitas semacam itu dianggap mampu menumbuhkan rasa aman dan nyaman di tingkat komunitas serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, pemerintah dan masyarakat Kalimantan Selatan menyerukan penguatan nilai persatuan, peningkatan kepedulian sosial, serta kerja sama aktif semua pihak untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.











