
Bogor – Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Aceh–Bogor (IKAMAPA Bogor) secara resmi melantik jajaran pengurus Periode 2026-2027 pada Sabtu (6/6/2026) di Auditorium Sastari, IPB University, Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman, S.Sos., M.Sos, perwakilan Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Sukiman, Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Bogor yang diwakili oleh Bukhari, S.P., M.Si., Dewan Penasihat, pengurus demisioner periode 2025-2026, serta keluarga besar mahasiswa pascasarjana Aceh di Bogor dan sekitarnya.
Pelantikan berlangsung khidmat melalui rangkaian acara yang dimulai dari sambutan Ketua Pelaksana, Ketua Umum demisioner, Dewan Penasihat, perwakilan TIM Bogor, hingga perwakilan BPPA. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), penandatanganan berita acara, serta prosesi pengukuhan pengurus baru sebagai simbol resmi peralihan kepemimpinan organisasi.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Thifal, S.P, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara pelantikan.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian mahasiswa pascasarjana Aceh di Bogor. Kami berharap pengurus yang baru dapat melanjutkan estafet organisasi dengan menghadirkan program-program yang berdampak positif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum IKAMAPA Bogor Periode 2025–2026, Mukhlizar Syahril, S.Pt., dalam sambutannya menyampaikan refleksi atas perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan serta harapan terhadap kepengurusan yang baru.
“Kami telah berupaya menjaga kebersamaan dan meningkatkan kapasitas anggota. Semoga kepengurusan selanjutnya dapat melanjutkan capaian ini dan membawa IKAMAPA menjadi organisasi yang semakin maju,” ungkapnya.
Dewan Penasihat IKAMAPA Bogor, Nasrudin, S.Pi., M.Si., menekankan pentingnya menjaga kesinambungan organisasi serta memperkuat sinergi antaranggota.
“IKAMAPA harus terus menjadi rumah bersama bagi mahasiswa pascasarjana Aceh di Bogor, serta mampu melahirkan gagasan konstruktif bagi pembangunan daerah,” tuturnya.
Selanjutnya, Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Bogor yang diwakili oleh Bukhari, S.P., M.Si., menyampaikan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru.
“Kami siap memperkuat sinergi dengan IKAMAPA dalam berbagai kegiatan yang mempererat persaudaraan masyarakat Aceh di perantauan sekaligus mendukung pengembangan generasi muda,” ujarnya.
Perwakilan Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Sukiman, juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi IKAMAPA serta mendorong penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kami berharap IKAMAPA dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Aceh dalam menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” katanya.
Dalam agenda inti, dilakukan pembacaan Surat Keputusan yang menetapkan Gunawan, S.P., M.Si. sebagai Ketua Umum IKAMAPA Bogor Periode 2026-2027, didampingi Muhammad Thifal sebagai Wakil Ketua I dan Fathurrahman sebagai Wakil Ketua II. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serta pengukuhan kepengurusan baru.
Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum IKAMAPA Bogor Periode 2026-2027, Gunawan, S.P., M.Si., menyampaikan komitmennya melalui Kabinet Meutuah sebagai arah gerak organisasi ke depan.
“Melalui Kabinet Meutuah, kami berkomitmen untuk menghadirkan IKAMAPA sebagai wadah yang membawa keberkahan, mempererat silaturahmi, serta menjadi ruang tumbuh bagi seluruh mahasiswa Aceh di tanah rantau. Kami ingin IKAMAPA tidak hanya menjadi organisasi, tetapi juga menjadi rumah tempat kita saling menguatkan, berbagi, dan menjaga identitas serta nilai-nilai kebersamaan,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman, S.sos., M.Sos, menyampaikan nasehat dan petuah kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia mengajak mahasiswa untuk tetap berkontribusi bagi daerah, di mana pun berada.
“Jika setelah menyelesaikan studi kembali ke Aceh, maka bangunlah Aceh dengan ilmu yang dimiliki. Namun jika berkiprah di perantauan, jangan pernah melupakan Aceh. Tetaplah berkontribusi dan membawa nama baik daerah,” pesannya.
Ia juga mengungkapkan rasa bangga dapat berada di tengah-tengah mahasiswa IKAMAPA Bogor yang dinilai memiliki semangat, potensi dan kepedulian tinggi terhadap daerah asal.
“Saya bangga bisa berada di tengah-tengah mahasiswa IKAMAPA yang memiliki semangat besar untuk maju dan berkontribusi bagi Aceh,” tambahnya.
Selain pelantikan, IKAMAPA Bogor juga menyampaikan maklumat organisasi yang menegaskan komitmen untuk mendukung pembangunan Aceh melalui kontribusi akademik, jejaring profesional, dan pengabdian sosial. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya gagasan, inovasi, dan kolaborasi strategis yang bermanfaat bagi masyarakat Aceh serta memperkuat eksistensi mahasiswa Aceh di perantauan.