
Kotabaru – Upaya menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah pasca-Idulfitri terus dilakukan oleh jajaran kepolisian di Kabupaten Kotabaru. Salah satunya melalui penguatan sinergi lintas instansi dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kasat Intelkam Polres Kotabaru melalui Aiptu Yoyok Tri Hartoyo dari Satuan Intelkam Polres Kotabaru menjelaskan bahwa sinergi antarinstansi diwujudkan melalui pengamanan terpadu di sejumlah titik strategis. Personel gabungan di bawah koordinasi Polres Kotabaru telah disiagakan di pos-pos pengamanan sepanjang jalur mudik.
“Pengamanan dilakukan secara berkelanjutan dengan sistem penugasan bergantian, guna memastikan kelancaran serta keamanan arus lalu lintas di wilayah Kotabaru,” ujarnya.
Berdasarkan evaluasi pengamanan tahun sebelumnya, terdapat dua titik utama yang menjadi fokus pengamanan Lebaran tahun ini, yaitu Pelabuhan Feri Tanjung Serdang–Batulicin dan Stagen–Tarjun. Pada setiap pos gabungan, personel ditempatkan sebanyak dua hingga tiga orang dalam setiap shift untuk melakukan pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas.
Jumlah personel tersebut bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta hasil koordinasi lintas sektoral.
Sementara itu, situasi arus mudik di jalur utama menuju Batulicin dan Kotabaru daratan hingga saat ini dilaporkan masih dalam kondisi stabil. Meski demikian, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan kendaraan dan antrean di penyeberangan feri, Polres Kotabaru telah menyiapkan strategi tambahan.
Salah satunya melalui kegiatan penghitungan volume kendaraan (traffic counting) yang dijadwalkan berlangsung tiga hari sebelum dan dua hari setelah Idulfitri. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan manajemen lalu lintas sekaligus menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran.
Dengan berbagai langkah tersebut, situasi kamtibmas di wilayah Kotabaru diharapkan tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif, baik selama maupun setelah perayaan Idulfitri.