Berita

Mahasiswa Asal Aceh Tenggara Serukan Realisasi Provinsi Aceh Leuser Antara, Dinilai Percepat Pemerataan Pembangunan

0

JAKARTA — Wacana pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali mendapat dukungan dari kalangan generasi muda Aceh. Salah satunya datang dari mahasiswa Universitas Darunnajah Jakarta, M. Arhuday Riskan Beruh, yang merupakan putra daerah dari Aceh Tenggara.

Arhuday menyampaikan bahwa pembentukan Provinsi ALA merupakan aspirasi lama masyarakat di wilayah tengah dan tenggara Aceh yang dinilai penting untuk mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

“Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara bukan hanya sekadar pemekaran wilayah administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperpendek rentang kendali pemerintahan,” ujar Arhuday dalam keterangannya, Sabtu.

Wilayah yang selama ini disebut sebagai kawasan ALA meliputi beberapa daerah seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, serta Aceh Singkil. Daerah-daerah tersebut memiliki potensi besar di berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga sumber daya alam.

Menurut Arhuday, selama ini jarak geografis yang cukup jauh dari pusat pemerintahan provinsi di Banda Aceh menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan di wilayah tengah dan tenggara Aceh.

Ia menilai, jika Provinsi ALA dapat diwujudkan, maka pemerintah daerah akan lebih fokus dalam mengelola potensi wilayah sekaligus meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Wilayah tengah dan tenggara Aceh memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan secara optimal apabila didukung dengan kebijakan dan pengelolaan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Sebagai mahasiswa sekaligus putra daerah, Arhuday berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat terkait pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, dan generasi muda Aceh untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi tersebut secara konstruktif dan demokratis.

“Harapan kami sebagai generasi muda Aceh, pemerintah dapat membuka ruang dialog serta melakukan kajian yang komprehensif terhadap pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara demi masa depan pembangunan daerah yang lebih baik,” ujarnya.

Arhuday menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mengawal aspirasi masyarakat serta memastikan pembangunan daerah dapat berjalan secara adil dan merata di seluruh wilayah Aceh.

Exit mobile version