
Tokoh Pemuda Desa Teluk Ambun alfa slam membantah keras pernyataan Geuchik Teluk Ambun yang sebelumnya menolak adanya dugaan program fiktif dalam pengelolaan Dana Desa.
Alfa salam menilai pernyataan kepala desa tersebut sebagai bentuk pembohongan publik, karena tidak sesuai dengan data dan dokumen resmi yang mereka miliki, juga menilai kepala desa tersebut berbohong dalam keterangannya di media menyampaikan blum ada konfirmasi terkait dengan berita yang Alfa salam tayangkan ,sebelumnya Alfa salam sudah mengkonfirmasi Kepda kepala desa teluk ambun untuk menayangkan berita
Alfa salam selaku pemuda Teluk Ambun menegaskan bahwa seluruh poin yang mereka sampaikan kepada publik bukanlah asumsi atau tuduhan tanpa dasar.
“Semua data yang kami sampaikan bersumber dari Aplikasi Jaga Desa, yaitu sistem pengawasan Dana Desa yang berada di bawah pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Data tersebut merupakan data resmi negara, bukan karangan atau opini sepihak,” tegas perwakilan pemuda.
Menurut mereka, dalam Aplikasi Jaga Desa tercantum sejumlah kegiatan dan penggunaan anggaran yang dipertanyakan keberadaannya di lapangan, termasuk beberapa program yang sebelumnya telah disorot dalam pemberitaan media.
Alfa slam Pemuda Teluk Ambun menyatakan, apabila Geuchik tetap bersikeras membantah dan menilai data tersebut sebagai tidak benar, maka hal itu harus dibuktikan secara hukum, bukan sekadar pernyataan di media.
“Kami dalam waktu dekat akan menyurati Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil agar dilakukan pemeriksaan dan audit resmi. Jika memang ada yang disebut sebagai klarifikasi atau bantahan, maka itu harus diuji melalui mekanisme hukum dan audit negara,”
Mereka juga menegaskan bahwa proses pemeriksaan tersebut wajib dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang keterbukaan informasi publik dan transparansi pengelolaan keuangan negara.
“Dana desa adalah uang rakyat. Maka hasil audit, klarifikasi, dan proses hukumnya tidak boleh ditutup-tutupi. Masyarakat Teluk Ambun berhak mengetahui secara jelas dan terbuka.
Alfa salam selaku tokoh Pemuda Teluk Ambun mengaku tidak memiliki kepentingan politik ataupun kepentingan pribadi dalam persoalan ini, melainkan semata-mata ingin memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.
Mereka juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, kritis, dan menunggu proses pemeriksaan resmi dari lembaga berwenang, serta tidak mudah terpengaruh oleh pernyataan sepihak.
“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan hukum dan keterbukaan kepada publik,” tutup pernyataan tersebut







