
Surakarta, 1 Desember 2025 — Pemerintah Kota Surakarta terus menguatkan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, adil, dan berpihak pada seluruh warga. Melalui berbagai inovasi pelayanan publik dan ruang partisipasi masyarakat, Surakarta menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.
Peningkatan layanan informasi publik oleh PPID Kota Surakarta menjadi salah satu langkah strategis. Pemerintah memastikan bahwa dokumen perencanaan, laporan kegiatan, serta layanan administrasi dapat diakses secara mudah oleh masyarakat. Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui capaian skor 99,75 dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah dalam evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2025 sebuah penegasan bahwa Surakarta bergerak menuju pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel.
Selain itu, kegiatan Indact 2025, festival seni dan budaya yang melibatkan penyandang disabilitas, menjadi bukti nyata bahwa pemerintah berupaya menciptakan ruang yang adil dan inklusif untuk semua. Festival ini tidak hanya ajang ekspresi, tetapi juga simbol penting bahwa setiap warga memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menekankan pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga lingkungan sosial yang terbuka dan saling menghargai. “Komitmen kami adalah menjadikan kota ini ramah, terbuka, dan memberi ruang bagi semua. Informasi publik, layanan, dan ruang kreativitas harus bisa diakses oleh siapa saja,” ujarnya.
Melalui langkah-langkah ini, Surakarta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperkuat nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang menjadi pedoman hidup bangsa tidak hanya sebagai konsep, tetapi sebagai praktik sehari-hari dalam membangun kota yang harmonis, dan berkeadilan.









